Mereka bukan lawan, tapi kawan
Waktu ditarik mundur 10 tahun yang lalu. Membuat kenangan indah yang tersimpan di memori otak terputar kembali. Menggambarkan secara rinci apa yang pernah terjadi pada hari itu. Siang yang terik di tahun 2008 aku berjalan kaki sendirian menuju rumah. Aku tidak terlalu memperhatikan sekitar. Hingga ada seseorang yang memanggilku dari gardu pos ronda. Mereka berjumlah dua orang dan aku mengenali keduanya. Dia adalah Anam dan Adim teman sekelasku di kelas 5. Pakaiannya kotor dan kebesaran, serta di panggulnya lah karung berisi botol plastic dan Koran bekas.