Catatan harianku - part 1

Hari ini, 6 Februari 2018, di kamar ini, aku Panca Wijaya masih belum merasakan perubahan. Aku masih panca yang malas, dan terkadang masih terus mengandalkan orang lain. Sedih rasanya, bertahan hidup di dewasa ini. Berulang kali aku tata mimpi-mimpiku di selembarang kertas yang mudah hilang dan ingatanku yang mudah lupa. Namun dari semua itu, tidak ada satupun mimpi yang aku raih dengan usahaku sendiri. 

Terkadang aku menyebut diriku sendiri "zero" atau "nol", lemah, pemalas, tak mau berfikir, tak punya bakat apa apa, dan tak punya keterampilan apa-apa. Aku hanya punya iman yang terkadang naik dan turun. 

Di situasi konflik, aku hanya bisa menangis. Sungguh lemah dan memalukan. Memecahkan masalah di dewasa ini ternyata sulit bila harus dihadapi sendirian. Sebenarnya aku ingin sekali meminta bantuan. Namun, kapan lagi aku bisa? inilah kesempatanku. Oleh karena itu aku harus berjuang!

Hari ini aku terlhita seperti laki-laki yang lemah. Besok dan lusa, aku berjanji akan tumbuh menjadi lelaki yang kuat, hebat, dan cerdas!. Tidak lagi 0. Tapi 1000! akan ku buktikan. Insya Allah!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Atlantica Online Indonesia ditutup, penggemar setia kecewa

Jangan menyesal!! Karena masa tuamu ditentukan dari sekarang (masa muda mu)