Hujan 1 persen air, 99 persen kenangan

Hujan. Dimana sebuah fenomena alam yang rutin terjadi di dunia. Air yang turun dari awan hitam yang sebelumnya terjadi proses air pada laut naik dan menguap ke angkasa lalu menggumpal menjadi awan gelap dan di tumpahkannya butiran air ke dasar bumi. Ya, kira kira begitu lah prosesnya hahaha

Hujan baik untuk bumi. Membasahi tanah dan tumbuhan yang kering, mengairi ladang petani, menambah dumber daya air, dan banyak lagi manfaatnya.

Hujan terkadang disukai, dan terkadang pula di benci. Hujan banyak yang menanti, dan banyak juga yang ingin hujan berhenti. Padahal hujan tidak sepenuhnya mengganggu. Melainkan rizki yang Allah kasih untuk makhluk yang tinggal di bumi.

Hujan 1 persen air dan 99 persen kenangan. Begitulah kata orang orang yang biasa galau saat hujan turun. Padahal nyatanya, hujan itu 100% air. Yaiyalah cuma air, bukan batu bata atau kerikil.

Galauers yang membuat perumpamaan hujan adalah 99 persen sepenuhnya kenangan adalah orang yang paling ngenes dalam hidupnya. Orang yang susah move on dari masa lalunya, orang yang mengalami masa masa indah saat hujan turun, dan yaaa apalah itu. Padahal kita hidup ini bukan untuk selalu meratapi masa lalu ataupun senantiasa bernostalgia. Melainkan kita harus bangkit, membangunkan mimpi mimpi yang lama tenggelam untuk di wujudkan dan menuju masa depan yang cerah. Sudahlah, anggap saja mantanmu itu adalah masa lalumu yang kelam. Masa masa bodohmu merayu rayu gombal, membuat janji manis, dan berhentilah mengenang saat hujan bersama mantan. Stop! Kalau gitu terus, lu ngga akan pernah maju. Kamu orang bakal terus stack disitu, terjebak masa lalu dan sulit untuk keluar.

Jujur, aku semenjak 2015 tidak pacaran lagi. Bukan karena alasan apa apa. Tapi aku cuma mau nurut sama apa yang Allah perintahkan dalam firmannya di Al-Qur'an surat al-isra ayat 32. Yang mana intinya "...janganlah kamu mendekati zina". Teman, kalimat ini intinya ngena banget. Aku sadar selama aku pacaran itu adalah perbuatan zina. Zina mata, zina hati, zina pikiran meskipun aku tidak melakukan zina yang sebenarnya yakni zina kemaluan. Nauzubillah...

Dan di 2016 memang aku belum hijrah sepenuhnya. Ketika aku teringat mantan di saat hujan, aku di tegur oleh sahabatku. Katanya "mantan kok dibanggain... Move on! Nikah lebih utama daripada pacaran, apalagi keinget mantan". Nyess~ bener juga ya...

Dan sejak saat itu sampai sekarang aku tidak lagi pusing teringat mantan saat hujan. Sampai sekarang aku tidak pacaran. Bukannya malas mencari, tapi aku dilarang sama Allah untuk mendekatinya. Lebih baik segera menikah, daripada berlama lama pacaran. Lebih baik berhijrah, daripada berlama lama mengingat mantan. Asiik! Hahaha

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan harianku - part 1

Atlantica Online Indonesia ditutup, penggemar setia kecewa

Jangan menyesal!! Karena masa tuamu ditentukan dari sekarang (masa muda mu)