Lelah dan Rindu
Tahun ini terhitung 3 tahun saya lulus dari bangku SMK. Di Tahun ini juga saya bekerja sambil kuliah. Susah senang dilalui begitu saja. Beberapa di antaranya saya tulis kisahnya, dan beberapa kejadian saya buatkan dokumentasinya.
Saat ini saya sedang menginjak masa Dewasa. Masa Remaja sudah lewat waktunya. Masa Dewasa adalah sebuah masa dimana kita lebih memprioritaskan diri untuk bekerja dan belajar. Beda halnya dengan masa Remaja yang penuh dengan bermain, kini saya harus bisa menghidupi diri saya sendiri dengan cara yang lebih bermanfaat.
Bila sedang sendiri, terkadang saya merasakan rindu akan masa kanak-kanak atau masa remaja. Banyak cerita menarik yang tersimpan awet di memori otak. Mungkin saya baru akan melupakannya di usia senja. Pada sebuah masa dimana rambut saya mulai memutih dan badan mulai rapuh tak berdaya.
Hari ini, saat membuat cerita ini saya merasakan lelah dan rindu. Betapa lelahnya menjadi orang dewasa, yang harus menghadapi berbagai masalah. Dan betapa rindunya saya dengan masa kanak kanak dan masa remaja yang jarang sekali ada masalah.
Di hari sebelumnya, di saat semua masalah sedang saya hadapi dan merasa bingung apa yang harus saya lakukan, saya memutuskan diri untuk bernostalgia di kampung halaman. Mulai dari mengunjungi bukit pasir di dekat rumah, sampai melihat anak anak kecil yang sedang bermain bola di sore hari. Sungguh mengesankan. Saya rindu.
Namun rindu hanyalah rindu. Saya tidak mungkin kembali ke masa lalu. Yang harus saya lakukan sekarang adalah menghadapi masa depan. Saya harus melakukan yang terbaik untuk diri saya, keluarga, dan teman-teman.
Dan rupanya pencapaian sejauh ini tidak terlepas dari orang di sekitar saya. Dari kedua Orang Tua yang sudah merawat saya sejak kecil, saudara kandung yang selalu mendukung usaha saya, dan rekan sekolah serta rekan kerja yang juga memberikan dukungannya. Terimakasih, kalian sangat baik. Entah dengan apa saya membalasnya. Saya akan melakukan apapun yang terbaik untuk kalian.
Bila sedang sendiri, terkadang saya merasakan rindu akan masa kanak-kanak atau masa remaja. Banyak cerita menarik yang tersimpan awet di memori otak. Mungkin saya baru akan melupakannya di usia senja. Pada sebuah masa dimana rambut saya mulai memutih dan badan mulai rapuh tak berdaya.
Hari ini, saat membuat cerita ini saya merasakan lelah dan rindu. Betapa lelahnya menjadi orang dewasa, yang harus menghadapi berbagai masalah. Dan betapa rindunya saya dengan masa kanak kanak dan masa remaja yang jarang sekali ada masalah.
Di hari sebelumnya, di saat semua masalah sedang saya hadapi dan merasa bingung apa yang harus saya lakukan, saya memutuskan diri untuk bernostalgia di kampung halaman. Mulai dari mengunjungi bukit pasir di dekat rumah, sampai melihat anak anak kecil yang sedang bermain bola di sore hari. Sungguh mengesankan. Saya rindu.
Namun rindu hanyalah rindu. Saya tidak mungkin kembali ke masa lalu. Yang harus saya lakukan sekarang adalah menghadapi masa depan. Saya harus melakukan yang terbaik untuk diri saya, keluarga, dan teman-teman.
Dan rupanya pencapaian sejauh ini tidak terlepas dari orang di sekitar saya. Dari kedua Orang Tua yang sudah merawat saya sejak kecil, saudara kandung yang selalu mendukung usaha saya, dan rekan sekolah serta rekan kerja yang juga memberikan dukungannya. Terimakasih, kalian sangat baik. Entah dengan apa saya membalasnya. Saya akan melakukan apapun yang terbaik untuk kalian.

tulisannya bagus. salam kenal
BalasHapusTerimakasih bunda, salam kenal juga
Hapus